Dosa Orang Tua melarang anaknya nikah dengan kekasihnya




Sangat disayangkan sekali apabila hal ini terjadi, mungkin sekian banyak orang didunia ini selalu menganggap seorang anak telah mendurhakai orang tuanya. Memang harus banyak pertimbangan ketika orang tua telah berbuat seperti itu.

Jika ada orang tua yang melarang anaknya menikah dengan orang yang disukainya maka tidak perlu ditaati?

Jika ada orang tua yang melarang anaknya menikah dengan orang yang dicintainya, maka larangan orang tua itu tidak perlu ditaati, dengan syarat bahwa orang yang akan dinikahinya itu memang layak untuk dinikahinya dan tidak menimbulkan dampak negatif yang lebih besar daripada jika tidak menikahinya.

Karena pada dasarnya menikah adalah hak anak, dan yang akan menikah adalah sang anak, bukan sang orang tua.

Berikut ini petikan fatwa dari syaikh bin baz dalam masalah ini:


MENANGGUHKAN PERNIKAHAN PUTRI

Oleh : Syaikh Abdul Aziz bin Baz

Pertanyaan.:
Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya : Apabila ada seorang lelaki yang datang untuk meminang seorang gadis, akan tetapi walinya (ayahnya) menolak dengan maksud agar putrinya tidak menikah, maka bagaimana hukumnya ?


Jawaban

Seharusnya para wali segera mengawinkan putri-putrinya apabila dipinang oleh laki-laki yang setara, apalagi jika mereka juga ridha. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda.
“Artinya : Apabila datang kepada kamu orang yang kamu ridhai agama dan akhlaknya untuk meminang (putrimu) makan kawinkanlah ia, sebab jika tidak, niscaya akan terjadi fitnah di muka bumi ini dan malapetaka yang sangat besar” [Riwayat At-Turmudzi, dan Ibnu Majah. Hadits ini adalah hadits Mursal, namun ada hadits lain sebagai syahidnya diriwayatkan oleh At-Turmudzi]
Dan tidak boleh menghalangi mereka menikah karena supaya menikah dengan lelaki lain dari anak pamannya atau lainnya yang tidak mereka suka, ataupun karena ingin mendapat harta kekayaan yang lebih banyak, ataupun karena untuk tujuan-tujuan murahan lainnya yang tidak dibenarkan oleh syari’at Allah dan Rasul-Nya.

Kewajiban waliul amr (ulama dan umara) adalah menindak tegas orang yang dikenal sebagai penghalang perempuan untuk menikah dan memperbolehkan para wali lainnya yang lebih dekat kepada sang putri untuk menikahkannya sebagai penegakan keadilan dan demi melindungi pemuda dan pemudi agar tidak terjerumus ke dalam apa yang dilarang oleh Allah (zina) yang timbul karena kezaliman dan tindakan para wali menghalang-halangi mereka untuk menikah.
Kita memohon kepada Allah, semoga memberikan petunjukNya kepada semua dan lebih mendahulukan kebenaran atas kepentingan hawa nafsu.

[Kitabud Da’wah, hal 165, dan Fatawa Syaikh Ibnu Baz]
[Disalin dari. Kitab Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, hal 395-396 Darul Haq]

Sumber : Berbagai Sumber

22 komentar:

  1. bagaimana apabila tidak direstui menikahnya gara gara status lelaki pilihan anak tersebut duda ? dan seperti yang saya alami sekarang saya sampai dikurung sudah 2 bulan dirumah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Astagfirullah
      1. Pilihlah Jodoh yang Baik Agamanya, Yakni Taat kepada Allah dan Rasul-Nya
      2. Enak Dipandang Karena Kecantikan atau Ketampanannya
      3. Nasabnya atau Silsilah Keturunannya
      4. Setara Hartanya

      Apabila empat hal yg menjadi pertimbangan sesuai syariat di atas di rasa cukup maka segeralah menikah.
      Beri pengertian orang tua. Yakinkan orang tua bahwa lelaki pilihan adl sesuai dan bertanggung jawab serta soleh.
      Adapun orang tua melarang, pasti ad alasan kuat.
      InsyaAllah, niat baik akan selalu di mudahkan Allah

      Hapus
  2. Saya mau tanya.....apa salah saya memilih kebahagian saya sendri dgn lelaki yg sudah matang dlm rumah tangga.tpi ada satu kendala kenpa orng tu saya melarang saya menikah karna ada mslh di kulit nya yaitu bintik2 putih.apa salah saya memilih dy.tlng beri saya solusi.krna saya udh naikan masalah ini ke makamah

    BalasHapus
  3. Saya mau bertanya
    Bgaimana jika pihak laki yg tidak menyetujui pernikahan,dg alasan wanita tsb tidak sekufu, laki laki itu hanya boleh menikah dg wanita yg organisasinya sama dg kluarga laki laki trsebut

    BalasHapus
  4. saya mau bertanya hukum islam thdp pilihan laki2 meminang wanitanya ttpi org tua laki2 tdk merestuinya,ttpi mreka sling cinta..

    BalasHapus
  5. Assalamu'alaikum.
    Saya mau bertanya. Bagaimana jika Ayah saya sudah menyetujui saya menikah dengan lelaki pilihan saya. tetapi ibu saya tidak, krna harus mmpunyai rumah trlebih dahulu. Sdngkan utk membeli rumah yg hrga skian juta harus menabung dan butuh waktu yg lama lg.
    Saya harus bagaimana?

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Assalammualaikum...pertanyaan saya sama dengan mbk @intan Nuryenni..
    Namun ad tambahan,bahwa alasan ibu saya tidak setuju dengan calon suami yg saya pilih adalah...tidak sreg di hati seorang ibu..(menurut saya tidak jelas) dan selalu mencari2 alasan2 laen fisik lah,yg belum punya rumah,pilihan saya dilihat seperti pemalas dll..padahal calon pilihan saya sudah punya kerja tetap..sya bingung sekali dan merasa tertekan sekali krn pasti berselisih terus jika membicarakan ttg pilihan saya,padahal kami sudah siap menikah lahir dan batin. sudah berkali2 saya berbicara ttg ini memohon pengertianny namun alasan msh sama..dan seperti mengancam saya kalo masih komunikasi dg pilihan saya,akan berbuat nekad..bapak saya nurut ibu,karna lebih dominan Ibu drpd Bapak kalo di rumah, mohon pencerahanya..trimakasih

    BalasHapus
  8. U. Mb intan n mz farzhou.
    Pendapat sy,kl kalian sdh mantap n siap lahir batin lanjutkan sja. Segeralah menikah sebelum terjadi zinah. Audzubillahiminzhaliq..
    Mlsh g setuju ortu laki laki it tdk mslh. Yg trpntg wali perempuan. Klo mslh ibu msh bnyk maunya. Brati iman ibu blm kiat n msh keduniawiannya. Tp gpp kalian maju saja. Tunjukkan bahwa kalian mampu membuktikan bahwa kalian bisa n tidak salah pilih. Dan jgm lp berpasrahlah kpd Allah swt. Rezeki, jodoh mati ditangan Allah
    Manusia hanya bs menjalani n brusaha..

    BalasHapus
  9. Terimakasih atas masukannya...oh ya maaf,,@luphy Saya wanita..boleh minta masukanny lagi?apakah saya termasuk anak durhaka,jika saya tidak mengikuti pinta ibu saya untuk meninggalkan pilihan saya(pria)? Krn kami masih ingin berusaha mendapatkan restu ortu saya..kalau ortu pilihan saya(pria) tidak ada masalah dan bisa terima dengan baik. Wassalam

    BalasHapus
  10. Terimakasih atas masukannya...oh ya maaf,,@luphy Saya wanita..boleh minta masukanny lagi?apakah saya termasuk anak durhaka,jika saya tidak mengikuti pinta ibu saya untuk meninggalkan pilihan saya(pria)? Krn kami masih ingin berusaha mendapatkan restu ortu saya..kalau ortu pilihan saya(pria) tidak ada masalah dan bisa terima dengan baik. Wassalam

    BalasHapus
  11. Saya ingin bertanya, bagaimana kl saya dah calon sudah ingin menikah tetapi pihak ibu saya melarang karena alasan saya blm lulus kuliah sehingga beliau menghasut ayah saya untuk tidak mengijinkan saya menikah. Sedang dari pihak calon suami saya sudah ingin segera menikah.

    BalasHapus
  12. Assalamualaikum . nama saya adhel . muslim . saya ingin berbagi sedikit pengalaman yg mungkin beberapa dr kita pernah mengalaminya . saya gadis berusia 25 tahun . saya mempunyai seorang pacar dengan status duda . muslim . anak 1 dengan latar belakang istri nya meninggal . anak nya perempuan umur 2 tahun . singkat cerita saya menjalani hubungan sudah hampir 1 tahun . selama 1 tahun ini saya sudah cukup dekat dan menjalin hubungan kekeluargaan yang cukup baik dengan mertua pacar saya . begitu juga dengan anak pacar saya . info dr keluarga terdekat bahwa anak nya merasa kalau saya adalah ibu kandung nya . keluarga dr pacar saya pun hampir semua juga setuju dengan hubungan kami . termasuk dari keluarga saya sendiri . semua sudah support dn tidak ada membedakan sttus pacar sya itu . tp di sisi lain . ibu kandung dr pacar saya tidak menyetujui hubungan kami dengan alasan yg tidak jelas . katanya hanya tidak pantas . hal itu saya ketahui saat hubungan kami beranjak 6 bulan . pacar saya menceritakan semua kpda saya . awal nya saya tidak percaya . setelah berjalan 8 bln hal ini semakin menghantui hubungan kami . kami memang sudah berniat untuk naik ke level yg lbh serius yaitu mnikah . tapi dibalik itu tidak ada bya restu dr ibu pcr saya menjadi ganjal dalam hati . selama saya menjalin hubungan dgn pacar saya , saya brusaha mendekatkan diri dn berkelakuan baik kpda smua kluarga . trutama ibu nya . dn hal itu pun di akui oleh nenek dan ayah pacar saya . tapi mengapa ibu pacar saya ttp tidak menyetujui hubungan kami dengan alasan yg tidak jelas tersebut . apakah yg harus saya lakukan . ttap mlanjutkan hubungan tanpa restu ibu nya ataukah memutuskan hubungan yg sdh d prjuangkan cukup lama . mohon solusi dari teman2 yg mungkin mampu membantu kami melewati masa masa sulit ini .. Trima kasih , assalamualaikum .

    BalasHapus
  13. Saya ingin bertanya, jika orang tua tdk menyetujui krn laki-laki pilihan saya berbeda keyakinan, apakah itu termasuk dosa krn sdh menghalangi jln jodoh anaknya?
    Karena menurut saya,yg namanya agama itu hanyalah jln/cr setiap umat manusia untuk taat kepada TUHANnya, yg sebenarnya haruslah kita yakini, n percya adanya ALLAH/Tuhan itu cm 1. Hanya penyebutannya sj yg berbeda dr setiap agama. Mungkin dsini, ada yg bisa jlskn kepada sy, knp setiap permasalahan dlm jodoh slalu dipermasalahkan atw diutamakan AGAMAnya? Sedangkan yg namnya agama, semua itu sma tujuannya, yaitu mendekatkan diri kepada TUHANnya.? Bkn bgt?

    BalasHapus
  14. Bagaimana hukumnya jika ibunya tidak merestui hubungan serius anaknya hanya karena jarak geografis saja?

    BalasHapus
  15. rya irawan
    saya ingin bertanya.
    kenapa orang tua saya tidak merestui saya untuk menikah dengan dia.
    padahal saya sudah bertungan dengan dia. 5 hari lagi mau nikah tiba2 orang tua saya tidak merestui lagi hubungan kami. mohon saranya gmna caranya agar kami bisa menikah ?

    BalasHapus
  16. Bagaimana kalo untuk seorang pria yg ingin menikah tp oramg tua tidak mengizikan? Apakah harus kawin lari?

    BalasHapus
  17. Sebagai masukan untuk semuanya, apabila pernikahan berlandaskan ibadah karena takut akan dosa (zinah) dan keinginan sang pria menikahi wanita berlandaskan ibadah karena Allah dan orangtua wanita melarangnya maka bujuklah dengan ayat2 Allah dengan rendah hati dan sopan tp apabila orangtua wanita tetap tidak mengijinkan coba cari solusi lain kepada orang yg mempunyai pengaruh dalam hal agama/ bujuk orang itu menasihati orangtua perempuan tp apabila sang orangtua perempuan tetap tidak mengijinkan dengan alasan yang tidak jelas asal usulnya/ dasarnya maka dengan terpaksa carilah wali yg lain dan menikahlah kalian tp ingat menikah itu adalah ibadah dan perintah dari Allah maka cobalah meminta jawaban kepada Dia. Semoga membantu.

    BalasHapus
  18. Bagaimana jika orang tua pihak laki2 setuju dan ingin menikahkan putranya serentak dengan pernikahan adik perempuannya, sedangkan kakaknya (laki2) harus menuruti keinginan orang tuanya dengan mempertimbangkan biaya prnikahan. Padahal pihak perempuan dari calon istri laki2 ingin segera menikahkan putrinya walaupun dengan resepsi seadanya?

    BalasHapus
  19. Saya mau bertanya..?sepasang kekasih yang tak saya kenal telah lari dari rumahnya masing2, mereka minta dinikahkan,, sementara kelurga sang perempuan tidak setuju.jika ortu atau keluarga tidak setuju menikahi anak nya. Apa yang harus saya lakukan kepada sepasang kekasih tersebut.. sementra keluarga nya meminta banyak syarat kepada sang laki2 yang tak bisa dipenuhinya.. lalu sepasang kekasih meminta saya untuk menikahkan nya.apa yang harus saya lakukan, sementara nikah melalui hukum negara, bnyak syaratnya...? Tolong jawab saya.

    BalasHapus
  20. Saya mau bertanya..?sepasang kekasih yang tak saya kenal telah lari dari rumahnya masing2, mereka minta dinikahkan,, sementara kelurga sang perempuan tidak setuju.jika ortu atau keluarga tidak setuju menikahi anak nya. Apa yang harus saya lakukan kepada sepasang kekasih tersebut.. sementra keluarga nya meminta banyak syarat kepada sang laki2 yang tak bisa dipenuhinya.. lalu sepasang kekasih meminta saya untuk menikahkan nya.apa yang harus saya lakukan, sementara nikah melalui hukum negara, bnyak syaratnya...? Tolong jawab saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. orang tua jaman sekarang lebih memikirkan duniawi daripada pahala di surga
      aku juga tidak mendapatkan restu dari orang tuaku
      karena pacarku seorang duda, orang tidak punya
      aku di kurung selama 2 bulan
      bahkan orang tuaku bilang tidak apa2 kalo aku tidak menikah
      bahkan rela kalo aku jadi perawan tua
      tapi keinginanku menikah sangat kuat
      aku sudah tahajud sudah sholat
      tapi allah belum memberi jalan keluar
      orangtua ku main dukun juga
      pacarku sakit hati karena omongan orang tuaku yang tidak menghargai keluarganya
      bahkan orang lain tidak mampu menolong 😞

      Hapus